Breaking News :

Ribuan TKI di Mesir Dijual PJTKI, Apa Tindakan Presiden Jokowi?


Berita9 - Dalam teleconference yang digelar di Bina Graha, Istana Presiden, Jakarta Ahad (30/11), terungkap banyak sekali tragedi memilukan yang dialami para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. 

Dalam keluhan yang disampaikan secara langsung ke Presiden Jokowi, seorang TKI yang bekerja di Mesir, mengeluhkan penipuan yang dilakukan PJTKI. Menurut TKI yang tidak disebutkan namanya itu, ada 2000 orang TKI yang menjadi korban penipuan PJTKI. Akibatnya, mereka kini berstatus sebagai TKI ilegal.

"Di Mesir, kami dijual sama PJTKI dengan harga $4.000-5.000," kata TKI yang tak disebutkan namanya itu. Saat ini ada ribuan TKI yang tidak memiliki kontrak kerja yang mengatur penempatan mereka. Akibatnya, mereka berstatus TKI ilegal dan tidak memiliki perlindungan hukum selama bekerja. 

Para TKI itu meminta Jokowi agar dapat memulangkan mereka ke tanah air. Jokowi juga diharapkan mampu menindak tegas PJTKI yang memberangkatkan mereka, serta oknum imigrasi dan staf KBRI yang terlibat. 

Dalam telekonferensi itu, TKI juga membantah data yang disodorkan Jokowi perihal jumlah data TKI di Mesir sebanyak 233 orang. "Salah itu pak, yang benar ribuan ada di Mesir," ujar TKI itu.
"Tapi saya lihat data di sini, jumlah TKI kita di Mesir 233 orang," kata Jokowi
Selain itu juga terungkap buruknya data mengenai warga negara Indonesia yang mengalami persoalan di luar negeri. Menurut data TKI, yang tercatat ada 860 orang, dan itu pun jauh lebih kecil dari jumlah sebenarnya yang mencapai lebih dari 2.000 orang. (red/one)
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9