Pedagang : Anggota Dewan Punya Hati sama Otak Gak Yah....
Posted on :
10/09/2014 11:54:00 AM
Berita9 - Penghuni kios yang menghuni lahan terminal Depok saat ini sedang mengalami kegalauan luar biasa, pasalnya, setelah digusur paksa oleh Pemerintah Kota Depok, mereka tidak tahu harus berjualan dimana lagi. Untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan hidup, menjadi beban pikiran mereka.
Sumarna, pedagang warung Tegal misalnya, setelah lebih dari 20 tahun berjualan di terminal Depok, dimiliki Sumarna dibongkar begitu saja. Padahal, di tempat inilah Sumarna mengadu nasib untuk kedua anaknya yang masih kecil.
"Sebelum pembongkaran katanya ada koordinasi dulu antara Pemkot dengan pedagang. Nggak tahunya malah langsung dibongkar paksa,"
Ia melanjutkan, Pemkot Depok awalnya berjanji hanya akan menggusur pedagang kaki lima saja kok kios resmi juga digusur? "Kemana hati nurani mereka," kata Sumarna kepada Berita9 Kamis, (9/10) dilokasi terminal.
Sumarna bercerita, sebelum digusur, dia bersama pedagang lainnya sudah mengadu ke anggota dewan DPRD Kota Depok. Ironisnya, saat pembongkaran terjadi, tak satupun anggota DPRD Kota Depok datang membela warga.
"Selasa tanggal 7 kita datang ke gedung dewan, ditemui cuma satu anggota dewan. Itu pun hanya di ruang depan. Kemana anggota dewan, Kalau ngomong di media bagus banget, tapi nyatanya pada omong doang," ucapnya.
"Hey dewan, lihat kami pedagang kecil disini. Punya hati sama otak harus digunakan dengan benar. Kami ini rakyat kecil, kalian itu menerima amanah untuk membela kami," kata Sumarna yang diamini beberapa pedagang lainnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok pada Rabu, (8/10), membongkar paksa lebih dari 200 kios dan lapak pedagang di Terminal Depok. Pembongkaran yang melibatkan sekitar 1.600 personel aparat gabungan ini ditujukan untuk proyek pembangunan Terminal Terpadu.
Terminal tersebut disebut-sebut akan menjadi terminal terbesar dan termodern se-Asia Tenggara karena dilengkapi dengan apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan modern. (red/win)
Label:
Artikel Terbaru,
Daerah







