Berita9 - Cuaca ekstrim yang melanda Jakarta, hendaknya ditanggapi dengan bijak. Warga diminta untuk selalu waspada akan dampak sosial yang bisa saja terjadi. Berbagai macam penyakit juga bisa ditimbulkan, misalnya dehidrasi dan penyakit kulit, bahkan bisa memicu pennyakit jantung
"Cuaca akan menurun dari posisi cuaca panas yang telah mencapai 37 derajat, sifat cuaca, fluktuasi," katanya.
BMKG memperkirakan, Senin hari ini ( 13/10), cuaca akan berkisar 35 derajat.
Effek Cuaca Panas
Udara panas yang meningkat tajam ketika musim hujan ini telah usai, bisa menimbulkan sebagian dari kita tubuh atau badan akan merasa sakit. Walaupun sakit / tidak enak badan yang dirasa tidak seperti sakit jika terkena infeksi virus atau bakteri, tapi biasanya suhu udara yang panas dapat mempengaruhi kondisi berkerjanya tubuh.
Pengaruh Cuaca atau Udara Panas
- Udara Panas dapat Mempengaruhi fisiologi yang Secara umum : jadi wajar saja jika udara panas bisa mempengaruhi tubuh anda. Sakit kram misalnya, itu adalah salah satu yang biasa terjadi pada waktu kita berolah raga di udara panas. Tapi dengan adanya keringat adalah salah satu tahap bagi tubuh anda dalam proses pendinginan. Edema panas adalah serangan panas yang berakibat fatal dan menimbulkan pembekakan pada tubuh karena suhu tinggi.
- Udara Panas dapat Mempengaruhi Kesabaran : Seperti yang saya bilang diatas Udara panas dapat membuat Kesabaran kita di Uji. Karena lazimnya udara panas mudah membuat orang cepat naik darah. Menurut Pakarnya "Nancy Molitor" ; udara panas dan lembab memang ada hubungannya dengan peningkatan agresivitas dan kekerasan. Soalnya, udara panas biasanya berkaitan dengan masalah sulit tidur, dehidrasi dan terbatasnya melakukan aktivitas sehari-hari seperti terkurung di kantor karena menghindari teriknya matahari. Itu semua memperburuk mood (suasana hati) pada musim panas. Karena itu, "Nancy Molitor" menyarankan, jika udara panas benar-benar mengganggu, sebaiknya hindari membuat sebuah keputusan penting. Anda akan menyesali keputusan tersebut di kemudian hari. Jika Anda berada di kantor atau di jalan raya, pastikan Anda waspada.
- Udara Panas dapat Mempengaruhi Balita dan Lansia : Bagi manusia yang berumur balita dan lansia itu lebih rentan terhadap naik turunnya suhu udara yang ekstrem, dan mereka lebih beresiko terkena penyakit yang berhubungan dengan udara panas ataupun dingin. Jika mereka memang harus melakukan aktifitas diluar raungan sebaiknya memastikan untuk mendapatkan asupan cairan yang banyak dan mengganti garam dan mineral yang terbuang lewat keringat, meskipun bukan berolah raga. Sebaiknya gunakan baju yang dapat melindungi kulit tubuh dari sinar matahari yang mengandung ultraviolet tersebut yang dapat membakar kulit. (red/ dari berbagai sumber)







