Breaking News :

Gandeng Penegak Hukum Awasi Projek Kemen PU-Pera


Berita9 - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, BasukiHadimuljono mengatakan, dirinya siap diberhentikan Presiden Joko Widodo jika dinilai tidak mampu memimpin Kementerian PU-Pera. Terutama memberantas penyakit korupsi yang diduga banyak terjadi dijajarannya.

"Kalau dianggap tidak berkinerja, saya siap dicopot," kata Basuki saat berbincang di Kantor Kementerian PU-Pera di Jakarta Selasa (3/12) usai acara peringatan Hari Bakti ke 69 dan HUT KORPRI ke 43
(berita terkait : Ini Modus Korupsi Pejabat Dinas PU Kalbar)

Basuki menjelaskan, langkah prioritas yang sedang dilakukan saat ini adalah mencegah penyimpangan tender pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan. Kementerian PU-Pera memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi dengan melakukan penataan organisasi Kementerian. Dengan begitu, di masa depan organisasi dan tata kerja Kementerian PU-Pera akan lebih efisien dengan didukung tata laksana yang efektif dan terpadu berdasarkan prinsip good governance serta dijalankan oleh sumber daya manusia yang profesional.


Menurut mantan Inspektorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, untuk mencegah anak buahnya bermain-main dengan uang rakyat, dirinya akan bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk mengawasi semua projek-projek yang dikerjakan jajarannya.
"Saya sudah minta aparat ikut mengawasi, jika ada yang korupsi, langsung kita sikat," kata Basuki.
 
Mantan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum ini menegaskan, pernyataannya tersebut tidak main-main. Sebagai wujud komitmennya ia telah menetapkan target dapat mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Jokowi.
(berita terkait : Rahasia Sehat Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono )

"Saya punya program, dukung visi swasembada pangan dalam 3 tahun. Saya akan bangun 11 bendungan 11 di 2015, kemudian 5 bendungan setiap tahun sampai akhir periode," jelas Basuki.

Sebelumnya Presiden Jokowi menegaskan akan mencopot menteri yang kinerjanya yang tak sesuai target karena banyak orang yang siap menggantikan. (red/hwi)
 
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9