Berita9 - Presiden Joko Widodo menunjuk Sudirman Said Direktur PT Pindad sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini lebih dikenal sebagai penggiat anti korupsi yang mendirikan Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI).
Bersama dengan beberapa aktivis anti korupsi, dia mendirikan MTI dengan tujuan untuk mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia. Salah satunya dengan membentuk organisasi Indonesia Institute for Corporate Governance (IIGC) yang dibuat untuk mendorong dunia usaha yang terpercaya, etis dan bermartabat.
Pria kelahiran Brebes Jawa Tengah, 16 April 1963 ini pernah mendorong agar menteri yang terpilih melepaskan jabatannya di partai politik, dan dunia usaha saat dia menjabat sebagai ketua MTI. Walaupun saat ini dia menjabat sebagai direktur perusahaan yang bergerak di bidang persenjataan (Aluvista), namun sepak terjang kariernya kebanyakan berada di sektor pertambangan dan migas.
Dia pernah bekerja di Pertamina sebagai sekretaris perusahaan, direktur sumber daya manusia, staf ahli direktur utama dan deputi direktur supply chain management yang bertugas memberantas mafia impor BBM.
Di sektor tambang, lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) ini pernah bekerja di Indika Energy Group sebagai Grup Chief of HUman Capital and Corporate Services. Selain itu dia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Petrosea Tbk yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan.
Saat ini, pria peraih master Administrasi Bisnis dari George Washngton University, Amerika Serikat ini aktif menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad (Persero) dan Dewan pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).
Semoga saja dengan latar belakang penggiat korupsi dan pengalamannya bertahun-tahun malang melintang di sektor migas dan pertambangan ini dapat mengatasi serta meminimalisir persoalan dan mafia migas yang ada di sektor ESDM. (red/WID/metro)





