Berita9 - Hasil investigasi oleh tim gabungan TNI AD dan Polri atas kasus penembakan anggota TNI AD di Batam beberapa waktu lalu, sudah selesai dan sekarang masuk dalam tahap analisa.
"Investigasi sudah selesai. Temuan sudah dianalisa semua," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Fuad Basya Kamis, (2/10).
Namun, Fuad enggan menjelaskan apa saja hasil temuan dan analisa
dari investigasi tersebut. Menurutnya, hasil investigasi itu tengah
dibahas oleh TNI dan Polri untuk ditindaklanjuti.
"Tim investigasi sudah di Jakarta melaporkan hasilnya. Kini tengah dibahas antara TNI dan Polri," ujarnya.
Hasil temuan dan tindak lanjut kasus itu, kata Fuad, akan segera diumumkan setelah HUT TNI tanggal 7 Oktober nanti.
"Rencana kami umumkan hari ini, tetapi karena masih dibahas, nanti setelah HUT TNI baru kami umumkan," kata dia.
Seperti diketahui, empat anggota TNI AD dari Batalyon Yonif 134
Tuah Sakti diduga ditembak personel Brimob di Batam, Kepulauan Riau,
Minggu malam, 21 September lalu. Mereka tertembak ketika anggota Brimob
dan Polda Kepri melakukan penggerebekan gudang penimbunan bahan bakar
minyak (BBM) jenis solar. Keempat tentara itu mengalami cedera di bagian
pergelangan kaki dan paha. (red/via)







