Breaking News :

NU Minta Menag dan Mendiknas Bukan dari Parpol


Berita9 - Menjelang pengumuman kabinet oleh Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr. KH Said Aqil Siroj, MA berharap, kursi Menteri Agama dan Menteri Pendidikan bukan berasal dari partai politik.

Alasannya, supaya sang Menteri mampu menjadi pelayan ummat dalam bidang agama dan pendidikan dan tidak ada kepentingan partai politik. 


"Dikhawatirkan kalau berasal dari partai politik, Menteri akan mendahulukan kepentingan partainya, bukan umatnya, walaupun dia orang NU,” katanya kepada Kang Said kepada Berita9,net di Jakarta, Rabu (22/10).

Menurut Kang Said, posisi Menteri Pendidikan juga sangat strategis karena harus membuat konsep, ide dan terobosan supaya pendidikan di Indonesia semakin berkualitas, "Menteri harus fokus di situ, kalau di partai politik, gak menjamin Menteri tidak akan memasukkan kepentingan politik. Dua menteri itu harus orang yang netral, sama sekali tidak ada partainya.” ujarnya.

Disinggung soal kriteria untuk Menteri, khususnya Menteri Agama, menurut Kang Said, harus alim, paham agama, dekat dengan tokoh agama dari NU atau Muhammadiyah dan mampu membawa arah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang religius.

“Menteri agama harus memiliki semangat toleran, tasamuh. Jangan sampai Islam Indonesia terperosok atau terkontaminasi ideologi radikal,” tandasnya.

Ia menegaskan, di lingkungan PBNU, banyak tokoh yang layak menduduki posisi tersebut. (red/sww)
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9