Berita9 - Tumbuh suburnya pemahaman agama yang menyimpang salah satunya karena sosok figur disamping para penyebar agama yang salah itu menyisir kalangan muda yang notabenenya masih labil dan belum memahami agama secara benar. "Salah satu yang kami lakukan adalah dengan mengembalikan gerakan kembali kepada tokoh lokal agama dimasing-masing tempat se Banyumas," kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Drs H Bambang Sucipto M Ag kepada Berita9 Senin (29/9)
Menurut Bambang, terbukti dengan gerakan yang dilakukan bersama seluruh tokoh agama, Kabupaten Banyumas bisa terhindar dari maraknya gerakan sparatis. Menyoal adanya sel-sel Islam radikal diwilayah Banyumas, kata Bambang, pihak belum mendapatkan adanya lembaga yang secara terang-terangan menyebarkan Islam radikal.
"Indikasinya sudah ada, misalnya ada lembaga pendidikan yang mengharamkan hormat bendera, belum pada aksi yang merugikan masyarakat," ujarnya
Selain kembali ke tokoh lokal, kata Bambang, pihaknya juga secara rutin memberikan pembekalan tentang agama yang benar kepada para guru dan siswa di madrasah, dari tingkat Madrasah Diniyah, Madrasah Tsanawiyah sampai Madrasah Aliyah. (red)






