Breaking News :

Konflik PPP Buatan Penguasa?


Berita9 -Insiden penyerbuan kantor DPP PPP di Jalan Diponogoro, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (2/12) kemarin oleh ratusan massa yang mengaku dari Ketua Umum Romahurmuziy (Romi), kini ratusan massa dari organisasi sayap PPP kubu Ketua Umum Djan Faridz, terus memperketat penjagaan di DPP.
(berita terkait : PPP kubu Romi siap rebut kantor DPP )
 
Sementara itu, tak sedikit kader PPP di daerah mengutuk aksi kubu Romi. "Kami sangat mengutuk kejadian tersebut dan harus ditindak tegas (pelakunya)," kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Kota Pontianak, Herman Herman Hofi Munawar kepada Berita9 saat dihubungi lewat telepon pribadinya, Rabu (3/12).

Menurut Herman, pihak kepolisian harus proaktif mengusut tuntas kasus ini dan menindak pelakunya sesuai aturan hukum yang berlaku. "Kasus ini tidak bisa dikategorikan delik aduan. Sebab PPP merupakan infrastruktur sosial politik Indonesia," kata Herman.
(berita terkait : PPP status quo)  
 
Herman memastikan, pelaku penyerangan kantor DPP PPP itu bukanlah kader partai berlambang Ka'bah. Pasalnya, tindak kekerasan bukanlah menjadi budaya PPP sebagai partai politik berbasis Islam yang menjunjung tinggi musyawarah dan silaturrahmi.
 
Herman mensinyalir, memanasnya konflik di tubuh PPP saat ini ada indikasi permainan dari pihak diluar PPP. Ada upaya yang masif, terstruktur dan terencana untuk melemahkan kekuatan politik Islam di Indonesia.
 
"Semua orang juga tahu kok, kalau kekuasaan sekarang berusaha untuk memecahbelah partai politik yang tidak sehaluan dengan mereka," ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat itu. 
 
Herman menjelaskan, untuk menjaga solidaritas kader PPP di Kota Pontianak, pengurus PPP menjaga tidak ada praksionalis diantara sesama pengurus dan kader

"Siapapun yang dimenangkan PTUN harus didukung oleh semua pengurus dan kader PPP diseluruh Indonesia," ujarnya. (red/hwi)
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9