Berita9 - Satu lagi kesatuan komando terbentuk guna pengamanan wilayah NKRI. Hal itu diungkap Panglima Tentara Nasional Indonesia
Jenderal Moeldoko yang telah membentuk Komando Gabungan Wilayah Pertahanan
(Kogabwilhan) yang dibentuk oleh tiga matra TNI
yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Menurut Moeldoko, Kogabwilhan TNI tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo untuk diresmikan.
Menurut Moeldoko, Kogabwilhan TNI tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo untuk diresmikan.
"Mohon kiranya presiden bisa membuat keputusan," kata Moeldoko di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11).
Konsep Kogabwilhan diharapkan dapat memperkuat daya tangkal TNI. Kogabwilhan adalah penyatuan tiga kekuatan matra TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang menjadi satu guna menjadi Komando pertahanan terpadu untuk menjaga integritas teritorial dan kedaulatan negara Republik Indonesia.
Kepada Presiden Jokowi, Jenderal Moeldoko akan melaporkan bahwa selama ini pembinaan prajurit TNI terus dilakukan. Rantai komando yang kuat dari pucuk pimpinan hingga prajurit terendah, sangatlah kuat.
"Panglima hanya bisa diperintah oleh Presiden, Pangkotama hanya bisa diperintah Panglima (TNI). Jadi sangat tegas rantai komando, jadi atensi kami semuanya sehingga satu garis komando dari presiden mengalir sampai prajurit terendah," kata Moeldoko.
Moeldoko menambahkan ego antar angkatan di TNI juga sudah ditekan habis. Sehingga soliditas TNI bisa digalang dengan baik. (red/hwi)







