Breaking News :

DMI DKI Jakarta Fasilitasi Pengembangan Usaha dan Proteksi Marbot Masjid


Berita9 - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta berencana mengembangakan ekonomi para penjaga masjid alias marbot kearah yang lebih baik. Pasalnya, kondisi ekonomi para marbot terbilang pas-pasan.

“Kebanyakan dari mereka menjadi marbot dilandasi ibadah, tidak mengejar duniawi, upah yang terbilang minim tidak mencukupi memenuhi kebutuhan ekonomi,” kata Drs. KH. Syamsuddin, M Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan catatan DMI Jakarta, kata Kyai Syam, pihaknya mengkoordinir 3.184 masjid se DKI Jakarta. Apabila diasumsikan setiap masjid memiliki satu orang marbot, maka jumlah marbot setara dengan jumlah masjid itu.

Dengan jumlah sebesar itu, DMI DKI Jakarta tidak akan mampu memberika kesejahteraan kepada para marbot karena tidak ada anggaran untuk itu. Hanya saja, kata Kyai Syam, DMI Jakarta akan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada mereka dengan tujuan memperbaiki kondisi ekonomi para marbot itu.
Nantinya, selepas mendapat pelatihan, DMI DKI Jakarta akan memberikan pendampingan hingga para marbot itu mampu mandiri menjalankan usahanya.

“Kalau yang sudah memiliki usaha, kita berusaha membantu permodalan, biar tidak besar, yang penting bisa meningkatkan omset dagangan mereka,” ujar Kyai Syam.

Selain kewirausahaan, lanjut Kyai Syam, DMI DKI Jakarta, akan memberikan proteksi hari tua. Dengan cara mengasuransikan semua marbot masjid yang berada dibawah koordinasi DMI DKI Jakarta. Tujuannya, kata Kyai Syam, memberikan proteksi diri agar marbot tenang dan nyaman dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga masjid.

Kyai Syam mengakui, bahwa saat ini pihak sedang menjajaki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang mampu memberikan proteksi besar tapi preminya minim. “Ini juga ibadah, tidak semata-mata bisnis,” ujarnya. (red)
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9