Breaking News :

Tahun depan tarif KA Ekonomi naik seratus persen


Berita9 - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mulai memberlakukan tarif KA kelas ekonomi jarak jauh dan menengah mulai tahun depan.Tarif akan naik seratus persen dari tarif yang berlaku saat ini. Pemberlakuan tarif keekonomian tersebut disebabkan kebijakan pemerintah yang akan mengalihkan anggaran public service obligation (PSO) untuk KA ekonomi jarak jauh dan sedang ke KA lokal dan komuter, serta KA jarak menengah di Sumut dan Sumsel.

"Kita mulai 2 Oktober 2014 akan jual tiket KA ekonomi dengan harga non-PSO," jelas Direktur Komersial PT KAI Bambang Eko Martono dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin. Lebih lanjut ia menjelaskan pengalihan dana PSO tersebut diambil berdasarkan evaluasi yang dilakukan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

"Penerapan tarif keekonomian ini tidak akan menurunkan kualitas pelayanan kepada penumpang, tetapi justru akan meningkatkan pelayanan," tambah Bambang. Ia mencontohkan tarif non PSO tersebut untuk KA Kertajaya jurusan Tanjung PriokSurabaya yang sebelumnya hanya Rp50 ribu naik menjadi Rp135 ribu. Lalu KA Progo jurusan Pasar Senen JakartaLempuyangan Yogyakarta dari Rp50 ribu meningkat menjadi Rp105 ribu.

Selain itu, pihaknya akan menerapkan tarif batas bawah dan tarif batas atas. Bambang juga menjelaskan anggaran PSO 2015 nantinya dibagi menjadi dua, dengan sepertiga akan dialihkan ke KA lokal di Jawa dan dua pertiga akan dialihkan untuk KA jarak menengah di Sumatra dan KA komuter.

Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setidjowarno mendukung langkah pemerintah mengalihkan dana PSO untuk KA ekonomi jarak jauh dan menengah ke KA lokal dan komuter. Namun, ia memandang PSO tersebut harus tetap diberikan pada saat musim mudik Lebaran, guna mencegah para pengguna KA beralih ke sepeda motor akibat harus membeli tiket dengan harga normal pada musim Lebaran.
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9