Berita9 - Statemen Ketua KPK Abraham
Samad yang menyayangkan Setya Novanto terpilih menjadi Ketua DPR karena yang bersangkutan pernah beberapa kali diminta menjadi saksi di
penyidikan dan persidangan kasus korupsi. Akibatnya, kata Abraham,
dapat berpotensi menyebabkan masalah hukum di masa depan. Mendapat reaksi keras dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon.
"Yang bersangkutan punya potensi masalah hukum dan bisa merusak citra DPR," kata Abraham. Menurut pengakuan mantan
Bendahara Partai Demokrat, M Nazaruddin, Setya terlibat dalam dua kasus
korupsi yakni proyek pengadaan e-KTP dan pembangunan lapangan tembak
PON 2012 di Riau.
Menurut Fadli Zon, komentar yang
dilontarkan Abraham Samad, sangat tidak etis. Menurut dia,
tidak sepatutnya Samad melontarkan komentar seperti itu, karena akan
membentuk persepsi negatif di hadapan publik dan condong bermuatan
politis.
Ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, (4/10), Fadli menegaskan sebaiknya KPK fokus pada
usaha pencegahan tindak korupsi. Kalau memang Setya melakukan korupsi,
ujar Fadli, tunjukkan bukti dan silahkan tangkap.
"KPK jangan
banyak omong. Lebih baik, mereka bekerja keras untuk
mencegah korupsi. Lagipula, mereka kan bukan lembaga yang bertugas
untuk menganalisa," kata Fadli.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, bukan domain Samad untuk
menyatakan rasa suka atau tidak suka terhadap sosok yang terpilih
sebagai Ketua DPR itu.
"Dia harus saling menghargai keputusan antarlembaga dan mengurangi komentar-komentar seperti itu," imbuh Fadli. (red/asa)







