Berita9 - Pemberangkatan
kelompok terbang (kloter) 13 calon jemaah haji Embarkasi DKI Jakarta
dilaksanakan hari ini, Minggu 28 September 2014. Ini merupakan
pemberangkatan kloter terakhir untuk jemaah haji asal Jakarta.
Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta
Budi Utomo mengatakan, hingga 25 September 2014, sebanyak 4.914 calon
haji (calhaj) yang dibagi menjadi 12 kloter sudah diberangkatkan dari
Embarkasi DKI Jakarta.
"Khusus DKI Jakarta sendiri tahun ini mendapatkan kuota jamaah haji
sebanyak 5.668 orang dengan jumlah 13 kloter pemberangkatan," ujar Budi
Utomo.
Ia menjelaskan, ada sejumlah keluhan jemaah haji yang berangkat
tahun ini. Peniadaan fasilitas tambahan berupa transportasi dan katering
selama di Mekkah menjadi dua diantaranya. Jemaah haji terpaksa mencari
makanan sendiri saat berada di Mekkah.
"Mereka harus membeli lauk pauk dan peralatan memasak saat di Mekkah," kata Budi.
Pada tahun-tahun sebelumnya, panitia memang meyediakan katering di
Mekkah sehingga jamaah tidak kesulitan dan dapat beribadah dengan
khusyuk.
Pada APBD 2014, Budi menyebut bahwa DKI telah menganggarkan untuk
kedua fasilitas tambahan tersebut. Meski telah disetujui oleh DPRD DKI,
namun tidak mendapatkan persetujuan dari Kementerian Agama (Kemenag).
Sedangkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyetujui,
walaupun dengan catatan.
Sehingga pada APBD Perubahan, anggaran dikembalikan ke kas negara.
Padahal, pemberian fasilitas tersebut sudah dilakukan sejak beberapa
tahun terakhir. Sedangkan untuk di Madinah jemaah haji mendapatkan
fasilitas tersebut. (ita)
© VIVA.co.id







