Breaking News :

Edisi Lengkap Membongkar Mafia Proyek BBPJN VII Kalimantan

Praktek (Diduga) Pungli di BBPJN Kalbar (Bag 1)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad merasa geram dengan prilaku pejabat daerah di Kalimantan. Menurutnya, perilaku serakah pejabat di Kalimantan mudah diketahui dari gaya hidup mereka.
Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Kalbar (Bagian 2)
Dalam setiap lelang yang akan dilakukan, menurut sebuah sumber Berita9 yang sangat bisa dipercaya, para pengusaha sudah tahu siapa yang akan memenangkan sebuah projek. Sumber tersebut memberi contoh, bulan Januari tahun 2015 akan dilakukan lelang beberapa projek di Kalbar.
Samad : KPK Dapat Momentum Bongkar Korupsi di Kalimantan (Bagian 3)
Samad menilai, permainan pat gulipat yang dilakukan oknum-oknum pejabat yang terkait proyek-proyek infrastruktur sudah sangat menggurita. Maka, KPK akan mulai masuk mendalami kasus-kasus korupsi dari laporan masyarakat.
ICW Desak KPK Segera Tangkap Pejabat di Kalbar (Bagian 4)
Pada temuan lain, koalisi juga mendapati adanya lima indikasi penyimpangan di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, yang merugikan negara 1,92 triliun. Lima kasus yang dimaksud yakni :
PPK dan Pemborong Saling Lempar Tanggung Jawab ( Bagian 5)
kami mencoba menghubungi atasan Muslim yang berinisial SPN yang diduga menjadi salah satu oknum di Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Kalimantan. Namun sayang, telpon kami tidak mendapat respon.
Tawaran Segepok Uang Untuk Membungkam Berita9 (Bagian 6)
Dengan santai, kami menanyakan berapa uang yang mau diberikan. Anindya menyebut angka Rp.1 Milyar. Mendengar angka sebesar itu, kami bukannya senang, malah menyambutnya dengan tertawa terbahak-bahak. Dan kami tegaskan kepada Anindya, bahwa kami bukan jurnalis yang mudah untuk disuap. Kami meminta kepada Anindya untuk tidak lagi berfikir bisa menyuap kami.
Bagi-Bagi Fee Hingga ke Direktur Pusat (Bagian 7)
Ratusan paket pekerjaan itu dibagi ke Provinsi Kalimantan Timur berjumlah 163 paket pekerjaan, Provinsi Kalimantan Selatan berjumlah 112 paket pekerjaan, Provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 84 paket pekerjaan, Provinsi Kalimantan Barat berjumlah 84 paket pekerjaan.
Penegak Hukum Sudah Kantongi Modus, Daftar Oknum dan Lokasi Transaksi Mafia Proyek di Kalbar (Bagian 8)
Modus yang mereka lalukan adalah dengan mengatur seluruh proyek yang ada dimenangkan oleh kelompok mereka berdua. Indokasi kuat, ada enam perusahaan yang dijadikan kendaraan oleh STO dan SPN. Perusahaan itu adalah, PT. EM, PT. TA, PT. TCP, PT. DCM, PT. SMP dan PT. BCK
Data Lengkap Modus dan Oknum Pemain Proyek BBPJN VII Kalimantan (Bagian 9)
Ada dugaan kuat, oknum-oknum tersebut saat ini sedang berupaya menghilangkan barang bukti guna menghindari upaya hukum yang sedang dilakukan aparat.
Mengutus Kabid Pelaksana, Diduga Menghilangkan Barbuk (Bagian 10)
Ada dugaan kuat, oknum-oknum tersebut saat ini sedang berupaya menghilangkan barang bukti guna menghindari upaya hukum yang sedang dilakukan aparat


Manfaatkan Berita9, Oknum Wartawan Peralat Pejabat BBPJN (Bagian 11)
Pemberitaan yang mendapat perhatian nasional itu ternyata dimanfaatkan oleh oknum-oknum wartawan yang mengaku mampu membuat diam redaksi Berita9. Mereka para oknum itu menjadikan para pejabat yang disebut Berita9 sebagai ajungan tunai mandiri (ATM) pribadi.
Hari ini Ada Proses Lelang Akal-Akalan di Kalbar (Bagian 12)
"Intinya kelompok pengusaha yang menjadi binaan para oknum tetap menjadi pemenang tender," kata Kus yang menemui tim liputan Berita9.
Pejabat BBPJN VII Kalimantan Diakali Oknum Wartawan (Bagian 13)
Tidak menutup mata, saat inimarak terjadi profesi sebagai wartawan dijadikan tameng untuk memudahkan jalan mencapai tujuan. Kasus di Riau nampaknya terjadi di Kalimantan Barat.
Bagi-Bagi Tender Terus Berlanjut, Setoran Diduga Hingga ke Pejabat Tinggi Negara (Bagian 14)
Hebatnya, khusus PT. DCM yang dimiliki oleh Afeng posisinya saat ini sedang mendekam di tahanan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dalam kasus korupsi proyek yang merugikan negara hingga puluhan milyar rupiah.
Sukadi, dulu OB "disulap" Oknum BBPJN Menjadi Pengusaha (Bagian 15)
Kus bercerita, Sukadi saat ini "diberi jatah" menggarap tiga paket pekerjaan senilai lebih dari Rp. 100 milyar. Setelah "mendidik" Sukadi menjadi pengusaha dalam waktu singkat, menurut Kus, di tahun 2015, Sukadi akan dibuat menjadi pengusaha dengan label "raja baru" kontraktor menggusur salah satu perusahaan yang acap kali dimenangkan tendernya, yaitu PT. BCK.
Pengaturan Tender Selesai, Setoran Hingga ke Meja Direktur di Kemen PU-Pera (Bagian 16)
Para pejabat oknum Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalimantan Barat (Kalbar) tanpa rasa takut tetap menjalankan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) demi mempertahankan eksistensi kebendaan mereka.
Usai Mengatur Projek, Oknum Pejabat Pesta Miras (Bagian 17)
Permintaan penambahan paket itu akhirnya disetujui. Namun, bukan hanya BCK saja yang dapat penambahan, semua perusahaan yang hadir juga mendapat penambahan paket.
Ini Daftar Pemenang Proyek yang Sudah Diatur Oknum Pejabat (Bagian 18)
Diduga, para cukong pemilik perusahaan sudah mengatur semuanya bersama oknum pejabat PJN Wilayah II Kalbar berinisial SR yang dibantu Kasatker Wilayah I dan II SPN dan Kasatker Wilayah III Tirta Nadis. Maka bisa dipastikan, lelang tersebut hanya sekedar skenario memenuhi kewajiban prosedur belaka.
Menunggu Menteri PU-Pera, Oknum Pejabat dan Cukong Pesta Amoy di Hotel Bintang 5 (Bagian 19)
Mafia Proyek BBPJN Kalimantan Bag 19) Disela-sela penantian kedatangan Menteri Basuki, para oknum pejabat bersama para cukong pengusaha itu terlihat asyik masygul menenggak minuman keras ditemani para amoy yang sengaja didatangkan untuk menghibur mereka.
Oknum BBPJN dan Cukong Pindahkan Lokasi Pesta Amoy (Bagian 20)
Entah siapa yang mengkomando, pada saat lokasi pesta amoy sudah tercium media nasional, mereka serempak memindahkan lokasi pesta amoy ke sebuah hotel. Bahkan, salah seorang Direktur di Ditjen Bina Marga Kemen PU-Pera berinisial ANDA memaki-maki cukong yang dianggap akan menjebaknya.

Haji Warno, Bermodal Ketua LSM Menjelma Menjadi Pengusaha Kakap (Bagian 21)
Yang menarik dari para pengusaha itu adalah Haji Warno. Berlatar belakang sebagai aktivis, Warno mampu menjelma menjadi sosok pengusaha yang cukup punya nama di Kabupaten Sintang, Kalbar.
Bermodal Ketua LSM, Warno Perdaya Media untuk Peras Pejabat (Bagian 22)
Haji Warno sendiri dikenal sebagai salah seorang pendiri sebuah lembaga swada masyarakat (LSM). Dalam melaksanakan pekerjaannya sebagai aktivis, Warno sering memakai beberapa media lokal untuk mengkritik banyak pejabat. Tujuannya hanya satu, untuk mendapatkan proyek.
KPK Segera Telusuri Praktek Curang Oknum Pejabat BBPJN (Bagian 23)
Seharusnya, lelang negara harus dilakukan secara terbuka, transparan dan akuntabel. Bukan malah membuat skenario memenangkan perusahaan tertentu.
Pesta Amoy Untuk Oknum Direktur di Ditjen Bina Marga (Bagian 24)
Wanita muda berusia 23 tahun dengan tinggi 165 centimeter dan berbobot 45 kilogram menjadi amoy yang paling spesial. Pasalnya, Dessy ditugaskan khusus oleh para pengusaha untuk melayani salah satu Direktur di Ditjen Bina Marga, Kemen PU-Pera berinisial Ir. ANDA.

Ini Wajah Oknum Pejabat yang Gemar Dengan Wanita Muda (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN VII Kalimantan Bag 25)
Kelakuan oknum pejabat Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VII Kalimantan sudah diluar batas kewajaran. Sudah saatnya penegak hukum segera bertindak memberantas mafia proyek di tubuh instansi yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-Pera)
Kasatker 2 PJN Kalbar SPN, Sesumbar Sudah Memberangus Berita9 (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN VII Kalimantan Bag 26)
Guna pengamanan agar pemberitaan membongkar kedok mafia proyek berhenti, dengan bahasa meyakinkan, dia melaporkan kepada atasannya bahwa ia bersama kawan-kawannya sudah berhasil memberangus Portal News Online Berita9. Tentu saja kabar tersebut sangat bohong.
Dari Teror sampai Rayuan Wanita Untuk Bungkam Berita9 (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN VII Kalimantan Bag 27)
Dari deteksi nomor handphone si pelaku, tim IT menemukan posisi penelpon berada di seputaran jalan Subarkah, Pontianak. 

NPW Desak Menteri Basuki Segera Turun Tangan (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wilayah VII Kalimantan Bag 28)
Kepala Divisi Monitoring Korupsi National Policy Watch (NPW) Dhamar Panji Nugraha menilai, kasus mafia proyek yang di duga melibatkan oknum pejabat Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VII Kalimantan, sudah menggurita dan berlangsung lama. Buktinya, hingga saat ini tidak ada satupun institusi penegak hukum yang menyelidikinya. 

Tinjauan Kritis Korupsi di Kalimantan (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wilayah VII Kalimantan Bagian 29) 
Tidak hanya kasus korupsi, beberapa kasus yang melibatkan pejabat publik dapat berujung pada penjara bagi pelakunya. Misalnya Gubernur Riau non aktif Anas Ma'mun. Berawal dari pelecehan seksual yang diungkap media, kini berimbas pada kasus penyuapan alih fungsi hutan. 

Jaringan Pengatur Proyek, Sekelas Sindikat Narkotika (Membongkar Mafia Proyek BBPJN Wilayah VII Kalimantan Bagian 30) 
Tidak tertutup kemungkin, mafia proyek juga membuka jaringan ke aparat hukum. Tujuannya jelas, jika borok mereka terbongkar, maka mereka bisa menggunakan tangan-tangan kotor oknum aparat agar keluar dari jerat hukum. 
Kasatker Wil 2 Kalbar di cap Sejawatnya Bermulut Ember (Membongkar Mafia Proyek BBPJN Wilayah VII Kalimantan Bagian 31)
Berbeda dengan Satrio, Suparman selama ini dikenal sebagai pribadi yang arogan alias sombong. Dengan perawakan tinggi besar, Suparman mengaku memiliki banyak koneksi aparat dan preman-preman bayaran.  

Sindikat Mafia Proyek Klaim Sebar Milyaran Rupiah Untuk Pengamanan (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bagian 32)
Salah satunya adalah mensiasati jika nanti akan dilakukan pembuktian terbalik oleh aparat hukum. Hal itu terkait dengan pertanyaan dari Kuswidaryanto yang merasa gelisah dengan banyaknya aliran dana keluar masuk di rekening istrinya di Bank Mandiri Cabang Pontianak.
Dikoordinir Oknum Pejabat, Para Cukong Iuran (diduga) akan Suap Direktur di Kemen PU-Pera
Esoknya pada Sabtu (10/10) malam, Selamet, Suparman, Tirta dan para pengusaha itu merayakan kesuksesan mengatur projek. Pesta digelar di hotel Pulmann, Slipi, Jakarta. (tim investigasi.
Pengamat : Menteri Basuki Jangan Tutup Mata (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wilayah VII Kalimantan Bagian 33)
Jika ditemukan bukti kuat, maka sudah selayaknya diambil tindakan tegas."Setelah diambil tindakan internal maka harus ditindak lanjuti ke ranah hukum, supaya ada efek jera dan menciptakan clean goverment," ungkap Hendro mantan wartawan senior sebuah media nasional.
BW Ditangkap, Ini Mafia Sebar Cerita Bohong (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bagian 34)
Mereka memanfaatkan moment penangkapan BWmencitrakan dirinya sebagai "pahlawan" "seolah-olah" merekalah orang dibalik penangkapan BW. Parahnya lagi, pimpinan mereka salah satu Direktur di Ditjen Bina Marga, Kemen PU-Pera, menerima mentah-mentah bualan para pembajak uang rakyat.
Menteri PU-Pera Marah Besar, Direktur di Ditjen Bina Marga Bersengkokol Lindungi Mafia Proyek (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN VII Kalimantan Bagian 35)
Tidak hanya menggeser, oknum Ir. Anda juga diwajibkan membuka semua skenario oknum PJN Wilayah II Kalbar menggarong uang rakyat dengan modus mengatur proyek infrastruktur yang disetujui pemerintah
Satrio dan Suparman Mabok, Hanya Memakai Celana Dalam di Gotong Satpam Keluar Discoutiq (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 36)
Keduanya tertangkap basah sedang pesta narkoba dan minuman keras pada Jum'at (23/01),tak hanya itu, keduanya ditemani wanita-wanita muda nan seksi yang diduga sebagai wanita panggilan.
Pejabat PJN Kalbar Suguhi Sang Direktur Wanita Bersuami (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN VII Kalimantan Bagian 37)
Pasalnya, perempuan muda yang "disuguhkan" ke Ir. ANDA pada tanggal 13 Januari lalu adalah wanita yang masih berstatus sebagai istri seseorang.
Sindikat Mafia Proyek Gunakan Dukun (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wilayah VII Kalimantan Bagian 38)
Satrio mengatakan, umur media-media yang membuat pemberitaan kasus korupsi di institusinya, umurnya hanya tinggal menghitung hari.
Ini Skenario Penjebakan Sindikat Mafia dan Foto Wanita Simpanan (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 39)
"Sudah disiapkan orang-orang profesional terlatih untuk membasmi Berita9. Mereka dijamin tidak akan terendus polisi dan mahir menyaru," kata Satrio dalam laporannya ke Ketua Satgas Ir. ANDA salah satu Direktur di Ditjen Bina Marga, Kemen PU-Pera.
Manfaatkan Situasi, Satrio cs Bohongi Cukong Pengusaha (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bagian 40)
Bisa dimaklumi kelakukan Satrio itu, karena dia selama ini dikenal sebagi pribadi yang gemar mabuk, pengkonsumsi narkoba dan gemar melakukan pesta seks dengan para wanita belia.

Sindikat Mafia Buat Strategi Amankan Cukong (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 41)
Mereka juga sudah membuat skenario jika nantinya skenario mereka bermasalah secara hukum. Skema yang dibuat adalah, seolah-olah pemenang proyek bukan perusahaan yang ada dibawah ini, melainkan perusahaan lain. Tetapi, perusahaan tersebut hanya dipinjam namanya saja. Dalam istilah proyek disebut pinjam bendera. 

NU Minta Menteri Basuki Turun Tangan (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 42)
Guru Besar Ilmu Tasawuf itu juga setuju dengan usul beberapa pihak agar para oknum-oknum yang diduga terlibat kasus korupsi dilakukan pembuktian terbalik. Tujuannya, agar aparat hukum dapat menemukan dengan mudah indikasi korupsi yang mereka lakukan. Publik Menuntut Aparat Hukum Segera Bertindak (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 43) 

Sementara itu, Kepala BBPJN VII Kalimantan, Bastian Sihombing saat akan dimintai komentarnya tidak berada di kantornya. Saat melangkah keluar kantor BBPJN VII, tim redaksi dicegat oleh segerombolan orang yang mengaku anak buah dari pejabat PJN II yang membawahi wilayah Kalbar. 
Menunggu "Deadline" 15 Februari (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII kalimantan Bag 44)
Dibawah koordinasi Kepala Bidang Pelaksanaan II Satrio Sugeng Prayitno dengan anggota Kasatker Wil 2 Suparman, Kasatker Wil 3 Tirta Nadis, Suherman dan tujuh orang cukong pengusaha yang selama ini menjadi peliharaan, merancang strategi guna menghancurkan media nasional Berita9. 

Papi Nanda Mulai “Perkasa”, Beli Apartemen Mewah di Kawasan Senayan (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan bag 45)Wanita amoy peliharaan Ir. ANDA sendiri dikenal sebagai amoy yang paling cantik diantara amoy peliharaan Satrio Sugeng Prayitno, Selamet Rasidi, Suparman, Leo Tabrani, Kuswidaryanto, Haji Warno, telah membuat Ir. ANDA menjadi tergila-gila. 
Ini Modus Satrio Sugeng Prayitno Kibuli Sesama Sindikat (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 46)
Masih cerita bohong Satrio, saat berhadapan dengan awak media, dia diancam akan dilaporkan ke pihak berwenang jika membocorkan pemberian itu ke pihak lain. Bahkan, dia katanya diancam akan dihabisi. 

Direktur dan Kasubdit BBPJN VII Kembali Gelar Pesta Amoy di Jakarta (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 47) 
Dengan sigap dan cekatan, Satrio mengontak Dessy sekaligus meminta amoy-nya ikut serta. Tak lupa, Satrio juga meminta Suparman agar turut terbang ke Jakarta. Hanya saja, Suparman tidak berkutik karena sang istri sudah tidak percaya lagi dengan dia.

Ini Syarat Penghentian Warta Sindikat Mafia Proyek (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 48)
Menanggapi permintaan kami, pemilik beberapa perusahaan di luar negeri itu hanya mengatakan, akan menyampaikan saja tanpa bisa memberikan kepastian jawaban yang akan didapat.
Jurnalis dan Aktivis Anti Korupsi Demo Besar-Besaran dan Laporan ke KPK (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 49)
"Kami sudah lakukan konsolidasi guna melaporkan tindak pidana korupsi dan money laundry yang dilakukan oknum balai besar kalimantan," ujar Variz dimarkas NPW Jalan Darmo Permai Surabaya, Jawa Timur, Senin (09/02) malam.
Demo Meminta Penangkapan Oknum Selamet dan Tirta Nadis Mulai Digelar (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 50)
Sejumlah aktivis anti korupsi mulai menggelar demo mendesak dilakukannya pemeriksaan atas kasus korupsi yang dilakukan oknum pejabat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Kalimantan. Dalam tuntutannya, aktivis meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memeriksa para oknum pejabat tersebut. 

Selamet Rasidi Baku Hantam Rebutan Perempuan Lanjutan Bag 47 (Menyingkap Mafia Proyek BBPJN Wil VII Kalimantan Bag 51)
Ternyata, perkelahian itu tidak terjadi sekali itu saja. Keduanya terlibat kembali saling hajar dilapangan golf Halim Perdanakusumah. Selamet yang biasanya takut sama Suparman, entah mendapat kekuatan dari mana, ia begitu gagah berani mukulin Suparman yang berbadan besar.
 
Share this post :
 
Copyright © 2014. Berita 9 Santun dan Bersahabat - All Rights Reserved
ReDesign by Berita 9