Berita9 - Maraknya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja
memang sulit dihindari, terutama di kalangan anak jalanan.
Hal
ini seperti yang tergambar dalam acara focus group discussion bagi anak
jalanan di Rumah Singgah Basma, Jakarta, Senin (29/9/2014).
Menurut
Kasie Layar Lebar dan Media Elektronik lainnya Dep. Bid. Pencegahan
Badan Narkotika Nasional (BNN) Diah Hariani Surtikanti, anak jalanan
merupakan kelompok masyarakat yang harus mendapatkan perhatian lebih
karena mereka sangat rentan terkena bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dia
menambahkan, terjadinya penyalahgunaan narkoba disebabkan karena dua
faktor. Faktor pertama karena faktor genetik dan faktor kedua adalah
faktor lingkungan.
"Faktor genetik dapat terjadi apabila orangtua
anak tersebut menggunakan narkoba. Sedangkan faktor kedua, yaitu faktor
lingkungan terjadi akibat adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan
sekitar yang menyebabkan seseorang akhirnya ikut-ikutan," kata Diah.
Kelompok
anak jalanan, lanjut Diah, harus diperhatikan karena dalam usia yang
masih sangat muda mereka harus hidup di lingkungan yang rentan terhadap
penyalahgunaan narkoba. Banyak dari anak jalanan yang putus sekolah dan
menghidupi dirinya sendiri dijalanan sehingga mereka menjadi rentan
terkena bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Kita tahu
bahwa, jalanan merupakan tempat yang terlalu keras dan berbahaya bagi
anak-anak untuk menghabiskan hari-harinya," tegasnya.
Selain itu,
kata Diah, anak jalanan juga sering kali kehilangan perhatian
orangtuanya hingga mereka kehilangan contoh positif dalam hidupnya.
Padahal, keluarga mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu sebagai
fungsi pendidik, fungsi perlindungan, dan fungsi agama.
Sementara
salah satu peserta, Sakti, menyatakan sehari-hari dirinya berprofesi
sebagai pengamen dan sudah tidak asing dengan narkotika ataupun zat
aditif lainnya.
"Banyak teman saya yang menggunakan lem serta
merokok. Bahkan dirinya juga sudah tidak asing lagi dengan narkotika
seperti misalnya ganja dan ekstasi," ungkap Sakti.
Menanggapi hal tersebut, Diah menjelaskan, memang diperlukan kerjasama seluruh pihak dalam mengatasi permasalahan narkoba.
"Anak
jalanan juga harus diedukasi agar mereka paham dan mengerti bahaya
penyalahgunaan narkoba, namun apabila memang sudah terlanjur
menyalahgunakan maka dapat melaporkan diri ke Institusi Penerima Wajib
Lapor (IPWL)," tutup Diah.(fid) (ahm)


